23 PTN-PTS Masuk 5000 Universitas Top Webometric

September 20, 2008

23 PTN-PTS di Indonesia berhasil masuk top 5000 university versi Webometric, dimana yang dinilai adalah aktivitas PTN-PTS tersebut di dunia maya. Boleh dikata penggunaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di kampus-kampus tersebut sudah bagus/frekuensinya tinggi. Terlepas dari pro dan kontra perankingan versi Webometric ini, sebagai warga Bandung tentunya boleh berbangga, 3 universitas-PTN dan 2 PTS di Bandung masuk di 5000 universitas terbaik di dunia.

Ranking nasional menurut Webometric:
1. UGM
2. ITB
3. UI
4. Univ. Pendidikan Indonesia
5. Univ. Petra
6. IPB
7. STT Telkom
8. Univ. Brawijaya
9. Univ. Gunadarma
10. ITS
11. UNHAS
12. UNAIR
13. BINUS
14. USU
15. UNDIP
16. Univ. Lampung
17. UNPAD
18. PENS-ITS
19. Univ. Budi Luhur
20. UII
21. Univ. Duta Wacana
22. Univ. Sebelas Maret
23. Univ. Katolik Parahyangan

selengkapnya bisa dilihat di
http://romisatriawahono.net/2008/07/26/ui-dan-upi-melejit-di -rangking-webometrics-juli-2008/


Bikin SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Nyok…

September 17, 2008

Ceritanya begini, perusahaan tempat saya magang (PT. PINDAD) meminta surat keterangan kelakuan baik (SKKB) dari kepolisian sebagai prasyarat. Wadow, magang pun harus pakai SKKB. Maklumlah, mungkin yang berkuasa di sana TNI AD, jadi segalanya harus aman kayanya. Bibit, bebet dan bobotnya terjamin, hoho. Oh iya, SKKB tuh sekarang namanya sudah ganti jadi SKCK. Heuheu, sebagai orang awam tentunya bingung alur birokrasinya gimana. Supaya ngga sotoy, saya tanyain deh ke orang yang lebih pengalaman. Akhirnya dari pengalaman dia, didapat deh alur membuat SKCK.

Barang-barang yang wajib harus disiapkan:

  1. Fotokopi KTP
  2. Pas foto 3 x 4, 2 lembar
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Map, biar ngga tercecer geto..

Sudah siap langsung beraksi.

  1. Datang ke RT, minta surat serbaguna, lalu dilegalisir sama RTnya.
  2. Datang Ke RW, surat serbaguna yang sudah dilegalisir RT tadi dicap lagi sama RWnya
  3. Berkunjung ke Kelurahan. Masuk Bagian Pelayanan. Langsung hubungi petugas yang ada di sana nanti dibuatkan surat pengantar buat ke POLSEK memakai mesin tik yang segede gaban terus ditanya-tanya dikit, tujuannya bikin SKCK buat apa, dsb. Surat yang dari RW diambil sama Kelurahan buat diarsipkan, dapat deh surat baru. Surat ini berlaku selama 1 bulan. Setelah itu tinggal bayar seikhlasnya.
  4. Langsung caw ke POLSEK. Masuk ke Bagian…(lupa namanya). Tanya aja sama Pak/ibu Polisi yang ada di sana ntar juga dikasih tau. Nanti dikasih formulir. Isilah formulirnya dengan benar. Terus dimintain foto, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga dan surat dari Kelurahan. Sebelumnya ditanya, SKCKnya untuk ke perusahaan swasta atau negeri. Doing, doing mau kerja aja kaya ikut SNMPTN/SPMB. Kalau ngga salah, untuk yang negeri (CPNS) harus ke POLRES setelah dari POLSEK. Kalau swasta atau untuk keperluan lainnya cukup dari POLSEK saja. Berhubung SKCK saya buat magang, dari POLSEKpun jadi. Konon, di POLRES pemeriksaannya cukup ketat sampai dimintain sidik jari segala, wuih.Kalau SKCKnya sudah jadi, bayar seikhlasnya saja. SKCK ini berlaku selama 3 bulan.Hore akhirnya kelar juga. Mudah bukan?

Tips :

  1. Bikinlah SKCK pada hari kerja.
  2. Pagi lebih baik.
  3. Datang ke RT/RW nya pada sore hari/jam tidak sibuk.(Kalau RT/RWnya orang kerja)
  4. Kalau di website POLDA, pelayanan SKCK alurnya begini : RT-RW-Kelurahan-Kecamatan-POLSEK-POLRES. Hoe..hoe.. ribet. Ngga percaya, nih ada gambarnya dari www.lodaya.web.id (website POLDA JABAR)


Jeli Iklan Speedy

Agustus 13, 2008

Saya hanyalah seorang awam dalam dunia periklanan, Dalam sebuah iklan speedy yang dibintangi sutradara kawakan Hanung Bramantyo , terlihat Mas Hanung menggunakan speedy untuk membantu rutinitas kerjanya. Selidik punya selidik coba simak dengan baik, kata-kata yang diucapkan Mas Hanung,kira-kira begini:”Mengirim.……dengan kecepatan 1Mbps”. Sepertinya, pihak pembuat iklan kurang cermat akan produk yang diiklankan. Ehm…bisa jadi dituntut dengan dugaan penipuan konsumen.

“Mengirim…..dengan kecepatan 1 Mbps”, pernyataan ini benar-benar salah dan bisa menyesatkan. Speedy sendiri yang saya tahu dari brosurnya mempunyai dua macam kecepatan, upstream (upload) dan downstream (download). Simak cuplikan kalimat berikut yang diambil dari

https://portal.telkomspeedy.com/index.php?act=newsdetail&now=170&id=3

“Dalam rangka memperingati 100 tahun hari Kebangkitan Nasional, Telkom mempersembahkan kecepatan akses layanan Speedy hingga 1 Mbps downstream dan 128 kbps upstream untuk bangsa Indonesia”.

Untuk upstream memiliki kecepatan 128 Kbps(Kilo bits per second). Downstream,1 Mbps. Iklan tersebut benar-benar menyesatkan. Mengirim file berarti melakukan kegiatan upload, dengannya maka yang digunakan adalah kecepatan upstream. Bayangkan saja, mengirim film dengan kecepatan 128 Kbps=12KBps, pasti terasa lambat. Saya saja yang hanya mengattach file ke dalam email,dengan ukuran 2MB lumayan agak lama dibandingkan waktu download.

Saya hanya ingin berkomentar sekaligus meluruskan mengenai iklan speedy yang menurut saya dapat menyebabkan kesalahan persepsi terhadap layanan speedy. Untuk produknya sendiri tidak ada masalah, saya cukup puas sebagai konsumen speedy sampai detik ini.


Berburu Hadiah Rejeki NuMpuk Nu Green Tea : Mengintip Isi Tulisan di Balik Botol tanpa Membuka Tutupnya

Juli 12, 2008

Pernah kesal ngga pernah mendapat hadiah langsung dari produk yang sedang promo? Paling dapet coba lagi atau belum beruntung. Itu lagi.. itu lagi..

Saya dulu termasuk orang yang gila undian, semua diikutin : dari mulai sabun, pasta gigi, sampai makanan ringan. Belum pernah satu kalipun menang. Pernah sih dapet payung dari sebuah produk lampu, itu juga karena saya termasuk 1000 pengirim pertama.

Apalagi sekarang musim hadiah langsung “temukan di dalam kemasan”. Pernah inisiatif pakai paranormal? Atau kemampuan menerawang? Ngga mungkin deh, mungkin dukun-dukun di Indonesia udah pada kaya dari hasil berburu hadiah langsung. Hanya satu cara untuk mendapatkannya yaitu KEBERUNTUNGAN. Namun, ada juga hadiah langsung yang bisa didapat dengan sedikit tricky. Salah satunya produk minuman NuGreen Tea.

Trik ini didapat dari iseng-iseng ketika saya lagi ngga ada ada kerjaan. Biasa, kalau orang lagi pengangguran, pikirannya ‘ngga karuan’. Untungnya saya jarang membayangkan yang jorok-jorok. Alhasil, muncul juga ide brilliant ini(menurut saya sih begitu, jangan protes ya ;p).Trik ini 99% berhasil. Silakan bagi yang mau berburu 100 juta atau botol gratis, boleh coba. Trik ini boleh disebarluaskan di blog/bulletin atau media apapun dengan mencantumkan sumber blognya ya (blog saya maksudnya…). Ilmu itu harus dibagi(kata Pak Onno W. Purbo) supaya kita ‘kaya’, iya toh….

Alat-alat yang dibutuhin

  1. Senter , kalau bisa dengan cahaya berwarna putih
  2. Kertas karton/kertas tebal yang tidak tembus cahaya yang dibentuk silinder dengan panjang +/- 10 cm sesuai ukuran diameter tutup botol. Hal ini untuk membuat kondisi sekitar tutup botol gelap.
  3. Penglihatan tajam

Caranya : Atur posisi senter, karton , botol seperti berikut

Sudah begitu intip bayangan yang terbentuk pada permukaan(bagian atas) tutup botol. Harus jeli ya.. Kira-kira akan membentuk bayangan seperti berikut

Oke, begitu saja triknya. Simpel bukan? Oh. iya untuk mengetahui hadiah apa yang didapat, lihat gambar tutup botol pada label Nu Green Tea lalu sesuaikan dengan bentuk bayangan yang didapat. Dari trik ini saya sudah mendapatkan, 5 buah botol gratis, 1 tutup botol 100 ribuan. Tertarik? Cepetan, mumpung seratus jutanya masih ada.

Pesan :

  1. Melakukan trik ini bisa menimbulkan gerak-gerik mencurigakan. Jadi, hati-hati aja ada yang mengintai. Ntar digiring satpam lagi…
  2. Keep cool and calm aja.
  3. Lakukanlah di supermarket(hypermarket lebih bagus) dan tempatnya ramai, jangan di warung ;p
  4. Agak sulit untuk tutup yang berwarna oranye.
  5. Good luck….

.